MUARA ANCALONG — Balai pertemuan Desa Senyiur pagi itu dipenuhi semangat partisipasi. RAT Koperasi Rukmana Sari Tahun Buku 2024 dihadiri 1.149 anggota dari total 1.956—menandakan tingginya kepercayaan dan terpenuhinya kuorum organisasi. Forum tahunan ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi kinerja, menetapkan rencana kerja 2025, dan memilih ketua baru untuk lima tahun mendatang.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang hadir bersama Ketua TP PKK Hj. Siti Robiah, Kadis Koperasi dan UKM Teguh Budi Santoso, dan Camat Muara Ancalong, disambut tepuk tangan meriah.
Dari podium, Ardiansyah menegaskan bahwa RAT Rukmana Sari adalah cerminan hidupnya demokrasi ekonomi di tingkat akar rumput.
“Tiga tahun berturut-turut saya hadir di RAT ini. Setiap kali datang, saya melihat semangat yang tidak pernah padam. Koperasi ini menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa mandiri dengan cara yang bermartabat,” ujar Bupati, menyoroti partisipasi aktif anggota sebagai kunci sukses.
Ardiansyah kemudian merinci arah pembangunan yang sinergis dengan peran koperasi. Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan pendampingan kelembagaan, pelatihan, akses permodalan, serta penguatan aspek hukum. Tujuan besarnya: memperkuat sumber daya manusia lokal, memperluas kesempatan kerja, dan menumbuhkan ekonomi berbasis komunitas.
“Kita ingin koperasi terus berkembang hingga mampu mengelola dan memasarkan hasil produksinya secara mandiri. Nilai tambahnya harus dinikmati masyarakat setempat,” tegas Ardiansyah.
Senada dengan itu, Kadis Koperasi dan UKM Kutim Teguh Budi Santoso menilai Rukmana Sari sebagai salah satu koperasi paling aktif dan berpengaruh di Kutai Timur. Menurutnya, indikator utama keberhasilan koperasi terletak pada partisipasi anggota yang tinggi dan pengelolaan yang transparan. “Rukmana Sari kini masuk dalam daftar 58 koperasi terbaik di Kutim berdasarkan aspek profesionalisme, keterbukaan, serta dampaknya terhadap kesejahteraan anggota,” jelas Teguh.
Dalam forum tersebut, Darli ditetapkan sebagai Ketua Koperasi Rukmana Sari periode 2025–2030. Dalam laporan pertanggungjawabannya, Darli memaparkan capaian positif, seperti peningkatan jumlah anggota aktif dan pertumbuhan Sisa Hasil Usaha (SHU).
“Kami berkomitmen menjaga transparansi, meningkatkan pendapatan anggota, dan mulai merintis sektor hilir melalui pengolahan hasil sawit serta pemasaran digital,” ujar Darli optimistis.
RAT Koperasi Rukmana Sari 2024 membuktikan bahwa gerakan koperasi masih relevan dan terus berevolusi. Dari Senyiur, tumbuh lembaga ekonomi rakyat yang berakar pada kepercayaan dan kerja sama. Koperasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan tumbuh dari pertemuan warga yang jujur dan tekun menjaga harapan, bukan hanya dari proyek besar.
“Rukmana Sari adalah rumah ekonomi rakyat. Selama masih ada semangat gotong-royong, koperasi akan terus hidup dan menjadi kekuatan desa,” tutup Bupati Ardiansyah, mengakhiri acara dengan pesan tentang kemandirian sejati. (ADV/ProkopimKutim/K)












