SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadikan Rumah Rehab Gizi Stunting di Kecamatan Sangatta Utara sebagai proyek percontohan penanganan anak berisiko stunting. Program ini disiapkan untuk menggabungkan intervensi gizi, pemantauan tumbuh kembang, serta pendampingan keluarga.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan model tersebut akan dievaluasi sebelum diperluas ke kecamatan lain. Ia menyampaikan hal itu seusai membuka Karnaval Anak TK di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Selasa (18/8/2026).
“Rumah rehab stunting ini merupakan pilot proyek bagi Kabupaten Kutai Timur,” kata Mahyunadi.
Dalam pelaksanaannya, tim kecamatan tidak hanya menunggu anak datang bersama orang tua. Jika keluarga tidak dapat membawa anak ke lokasi, petugas akan melakukan penjemputan.
Saat ini satu siklus program mampu menampung sekitar 20 anak. Dengan lima siklus dalam setahun, kapasitas awal diperkirakan mencapai 100 anak. Namun, angka itu masih berhadapan dengan 542 keluarga berisiko stunting di Sangatta Utara.
Mahyunadi menyebut kapasitas rumah terus diuji. Program awalnya hanya melibatkan delapan anak, kemudian meningkat menjadi 18 hingga kini mencapai 20 anak. Penambahan peserta tetap mempertimbangkan kemampuan tenaga pendamping.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan program tersebut mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2 persen pada 2029.
Pendampingan melibatkan dokter spesialis tumbuh kembang anak, dokter spesialis gizi klinik, serta psikolog. Dengan pendekatan itu, evaluasi tidak hanya mencakup berat dan tinggi badan, tetapi juga kondisi gizi, perkembangan, pola asuh, dan psikologis anak.
Camat Sangatta Utara Hasdiah menambahkan, orang tua turut dibekali pengetahuan agar pola pengasuhan dan pemenuhan gizi dapat dilanjutkan di rumah.
Untuk menopang program, kecamatan menggabungkan dukungan APBD dan swasta. Kebutuhan program sekitar Rp1,8 miliar, sedangkan APBD tersedia sekitar Rp800 juta. KPC turut memberikan bantuan sekitar Rp150 juta. (ADV/ProkopimKutim/KR)













