KOMBENG — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pemeriksaan X-Ray gratis di sejumlah desa, termasuk Makmur Jaya, Kecamatan Kombeng. Program ini merupakan bagian dari Active Case Finding (ACF), strategi nasional untuk mendeteksi Tuberkulosis (TBC) sedini mungkin.
“Infeksi laten itu diam-diam. Tidak batuk, tidak demam, tapi bisa menular jika dibiarkan,” ujar Ahsan Zainuddin, Kepala Bidang Pengembangan SDM Kesehatan Dinkes Kutim. “Karena itu, kita harus temukan sebelum ia berkembang.”
Wilayah Kombeng dan Muara Wahau tercatat sebagai zona dengan kasus TBC tertinggi di Kutim. Kepadatan hunian, mobilitas tinggi, dan akses layanan yang terbatas membuat penularan lebih sulit dikendalikan.
Di balai desa, warga antre dengan tertib. Mereka mengisi formulir skrining, lalu diarahkan ke bilik pemeriksaan. Ada lansia yang datang didampingi cucunya, ada buruh kebun yang masih mengenakan sepatu kerja, bahkan anak-anak pun ikut diperiksa.
“Pemeriksaan ini bukan untuk menakut-nakuti,” kata Sekretaris Kecamatan Kombeng, Uleh Juk. “Justru dengan tahu lebih awal, kita bisa melindungi keluarga.”
Pelaksanaan ACF melibatkan Forkopimcam, BLUD Kombeng, dan para kepala desa. Pemerintah daerah juga mengusung tema edukatif: “Kontak dengan penderita TBC, tinggal serumah, batuk tak kunjung sembuh? Ayo periksa X-Ray paru!”
Langkah ini sejalan dengan target nasional: menurunkan angka kasus TBC hingga 90 persen pada 2030. Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dunia dengan estimasi 969.000 kasus baru dan 144.000 kematian per tahun, menurut Global TB Report 2023.
“Penemuan kasus aktif harus agresif, tidak bisa menunggu,” tegas Ahsan. “Kutim tidak akan diam.”
Menjelang siang, antrean belum surut. Tapi yang tampak bukan wajah cemas, melainkan ekspresi lega. Di tengah keterbatasan fasilitas, satu hal menjadi jelas: warga tak lagi menunggu penyakit datang. Mereka memilih mendahuluinya.
Karena di Kutai Timur, TBC tak lagi dibiarkan bersembunyi. Ia dicari, ditemukan, dan dilawan — sebelum sempat menyebar. (ADV/ProkopimKutim/K)












