SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengajak generasi muda untuk lebih aktif memanfaatkan peluang di sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi ekonomi daerah. Menurutnya, Kutai Timur memiliki potensi sumber daya alam dan lahan yang besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Hal tersebut disampaikan Ardiansyah saat menghadiri Talkshow Jurusan Peternakan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur yang berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Selasa (2/6/2026).
Dalam pemaparannya, Ardiansyah menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat, khususnya kalangan muda, agar tidak hanya berhenti pada tataran ide dan perencanaan. Ia mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha di bidang pertanian dan peternakan yang mampu memanfaatkan potensi daerah secara optimal.
“Jangan banyak wacana. Yang dibutuhkan adalah aksi nyata. Peluang di sektor peternakan dan pertanian sangat terbuka, tinggal siapa yang mau menjadi pelakunya,” tegas Bupati Ardiansyah.
Ia menilai sektor pangan memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan, baik dalam skala kecil maupun skala yang lebih besar. Pemerintah daerah, kata dia, siap hadir untuk mendukung masyarakat yang memiliki keinginan membangun usaha di bidang tersebut.
“Pemerintah daerah siap memberikan dorongan dan dukungan. Yang penting ada kemauan untuk memulai dan mengembangkan usaha di sektor pangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ardiansyah menjelaskan bahwa penguatan sektor peternakan dan pertanian menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah. Di tengah upaya mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif, kedua sektor tersebut dinilai mampu menjadi penopang ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang mendukung kemajuan sektor pangan di Kutai Timur.
“Kedepan, Peternakan harus menjadi bagian penting dari Transformasi Ekonomi Kutai Timur,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.












