SANGATTA – Kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih tak menghalangi Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sabtu (25/7/2026).
Kak Seto bahkan disebut sempat mendapat perawatan medis dengan infus sebelum bertolak ke Bukit Pelangi. Namun, ia tetap hadir sebagai narasumber utama Talkshow “Sekolah Seru Mimpiku Melaju #AmandiSekolah” yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim di Ruang Akasia, GSG Bukit Pelangi.
Dedikasi tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Di hadapan ratusan peserta, Ardiansyah menyampaikan penghargaan atas komitmen Kak Seto terhadap isu perlindungan anak.
“Kami sangat berterima kasih dan menaruh rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Kak Seto. Walaupun kabar terakhir beliau sempat diinfus, semangat dan kecintaannya pada anak-anak membuat beliau tetap menyempatkan hadir,” ujar Ardiansyah.
Menurut dia, keteladanan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah, pendidik, dan orang tua untuk terus memperjuangkan hak anak.
Dalam talkshow, Kak Seto bersama Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak Baharuddin membahas kesehatan mental dan kebahagiaan anak. Ia mengingatkan agar rumah dan sekolah menjadi ruang yang aman, menyenangkan, serta sesuai dengan dunia anak.
“Mendidik anak tidak bisa dengan kekerasan atau kalimat yang menakut-nakuti,” katanya.
Kak Seto juga mengapresiasi program Wajib Belajar 13 Tahun, bantuan perlengkapan sekolah, dan rencana RTH ramah anak yang disiapkan Pemkab Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KR)












