SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong terciptanya lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat dengan memperkuat komitmen terhadap rumah dan ruang publik bebas asap rokok. Upaya itu dinilai penting untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus kualitas hidup anak sejak usia dini.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam Talkshow “Sekolah Seru Mimpiku Melaju #AmandiSekolah” pada rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Ruang Akasia, GSG Bukit Pelangi, Sabtu (25/7/2026).
Ardiansyah menilai perlindungan anak harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Karena itu, ia mengajak orang tua lebih sadar terhadap dampak paparan asap rokok, baik di dalam rumah maupun fasilitas umum.
“Perlindungan anak harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Kita ingin anak-anak Kutai Timur tumbuh di lingkungan yang sehat, bebas dari ancaman asap rokok,” tegas Ardiansyah.
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui rencana pembangunan Taman Terbuka Hijau (RTH) ramah anak dan keluarga di setiap kecamatan. Ruang publik itu diarahkan menjadi kawasan hijau yang aman, bersih, serta bebas asap rokok dan polusi.
Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi atau Kak Seto menambahkan, ketahanan keluarga tidak sebatas pemenuhan kebutuhan fisik. Kondisi mental dan emosional anak juga perlu menjadi perhatian.
Ia mengingatkan pola asuh keras dan tekanan psikologis dapat mengganggu perkembangan anak. Rumah dan sekolah, kata dia, semestinya menjadi ruang yang nyaman dan membuat anak merasa aman.
DPPPA Kutim menyebut penguatan ketahanan keluarga dilakukan lintas sektor bersama Dinas Kesehatan dan organisasi kemasyarakatan. Penetapan Ardiansyah dan Bunda PAUD Siti Robiah sebagai Duta Tamasya turut memperkuat gerakan tersebut. (ADV/ProkopimKutim/KR)













