
Kutai Timur — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur menjadi ajang refleksi bagi seluruh warga untuk meneguhkan kembali komitmen membangun daerah. Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Demokrat, Pandi Widiarto, menyampaikan apresiasinya atas berbagai kemajuan yang telah dicapai daerah selama dua dekade lebih berdiri.
“Tentu saya sangat bangga atas capaian Kutim sejauh ini. Tapi lebih dari itu, HUT kali ini harus jadi semangat baru untuk melangkah lebih maju,” ungkap Pandi usai menghadiri rangkaian peringatan HUT Kutim.
Pandi menegaskan, perayaan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi momen untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi itu telah menghasilkan beragam kemajuan di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat.
“Kami di DPRD terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat. Semangatnya jelas: Kutai Timur harus selalu lebih baik,” lanjut Ketua Fraksi Demokrat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Pandi secara khusus mendorong generasi muda Kutai Timur agar lebih aktif berperan dalam pembangunan. Ia menilai, anak muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan gagasan segar melalui kreativitas, teknologi, dan inovasi lokal.
“Saya mengajak teman-teman muda Kutim untuk lebih produktif dan inovatif. Kita semua punya tanggung jawab memikirkan masa depan daerah ini,” serunya.
Pandi menekankan bahwa potensi muda adalah modal utama membangun Kutai Timur yang mandiri dan kompetitif.
“Di Kutim ini 54 persen penduduknya lapisan kaum muda. Itu tenaga potensial jika diberdayakan dengan tepat dan baik. Mereka ini motor penggerak kemajuan. Yang muda yang menggerakkan pembangunan,” tutup politisi kelahiran Sangatta itu.
Dengan semangat muda dan kolaborasi lintas generasi, Kutai Timur diharapkan tidak hanya bertambah usia—tetapi bertambah makna. Ia meyakini, di tangan anak mudanya, masa depan daerah ini akan terus menyala. (ADV)












