SANGATTA – Pemilihan Arsiparis Teladan ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur (Dispusip Kutim) sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi dan mendorong kinerja para arsiparis di lingkungan pemerintah daerah.
Tahun ini, ajang tersebut menarik partisipasi 30 peserta: 18 orang pada kategori keahlian dan 12 orang pada kategori keterampilan, yang mewakili berbagai perangkat daerah dan kecamatan. Para peserta harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, meliputi verifikasi administrasi, tes tertulis, wawancara, presentasi, praktik kerja kearsipan, hingga penyusunan laporan kinerja setahun terakhir.
Proses penilaian dirancang holistik, tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis kearsipan, tetapi juga menitikberatkan pada sikap, kedisiplinan, serta implementasi core values ASN BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Hasil penjurian menetapkan pemenang dari dua kategori utama. Untuk Arsiparis Teladan tingkat Keahlian, Juara 1 diraih oleh Sardiana dari Dinas Lingkungan Hidup, diikuti Juara 2 oleh Auriza Prima Akbar dari Dinas Pariwisata, dan Juara 3 oleh Annisa Safitri dari BPKAD. Sementara itu, pada tingkat Keterampilan, Juara 1 diraih oleh Astuti, Juara 2 oleh Nurul Hidawati, dan Juara 3 oleh Mega Yustia, yang ketiganya berhasil membawa pulang penghargaan untuk Dispusip Kutim.
Salah seorang penerima penghargaan, Auriza Prima Akbar, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Menjadi Arsiparis Teladan tahun ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Dengan adanya pemilihan ini, saya semakin termotivasi untuk menjalankan program dan inovasi kearsipan di instansi tempat saya bekerja,” ungkapnya belum lama ini.
Ia juga berharap agar seluruh arsiparis di Kutim semakin giat dalam menjalankan tugasnya.
“Arsip adalah memori kolektif bangsa. Melalui kearsipan yang baik, kita bisa mengenal sejarah Kutim hingga ke generasi selanjutnya. Semoga para arsiparis Kutim terus menjaga amanah undang-undang dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap pemilihan Arsiparis Teladan dapat menjadi ajang pembelajaran dan pemicu motivasi bagi seluruh aparatur, khususnya di bidang kearsipan, untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memperkuat tata kelola arsip daerah yang efektif serta berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/K)












