
Kutai Timur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur tengah mempersiapkan program penghijauan yang menyasar tingkat rumah tangga (RT) di seluruh kecamatan. Program ini direncanakan mulai dijalankan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis partisipasi masyarakat (8/10/2025).
Kepala DLH Kutim, Andi Palesangi, mengatakan bahwa tahun ini pihaknya belum melaksanakan kegiatan RTH, namun sedang melakukan tahap pendataan untuk memastikan kebutuhan bibit di setiap RT. “Rasanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk tahun ini belum ya,” katanya.
Ia menuturkan, DLH akan berfokus pada pengadaan bibit yang nantinya akan disalurkan kepada rumah tangga penerima sesuai dengan hasil pendataan di lapangan. “Tahun depan ada program penghijauan diperuntukan bagi rumah tangga. Tahun ini kita sedang dalam tahap pendataan,” ujarnya.
Andi menjelaskan, mekanisme pendistribusian bibit akan mempertimbangkan jumlah kebutuhan tiap RT dan kemampuan pengadaan dari DLH. “Nanti kita lihat kebutuhan per RT-nya berapa, karena DLH hanya bagian pengadaan bibit saja. Bagaimana usulan-usulan RT-RT saat pendataan akan kita coba koordinir berapa yang bisa kita sanggupi. Untuk jumlah targetnya sendiri ada sekitar ribuan bibit yang akan dibagikan,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan serta memperkuat ketahanan lingkungan di kawasan permukiman Kutai Timur. (ADV)













