MUARA BENGKAL — Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Benua Baru, Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman secara resmi melantik tiga anggota BPD Antarwaktu untuk melanjutkan masa jabatan periode 2019–2027. Acara tersebut dirangkai dengan peresmian gedung baru Kantor Desa dan Balai Pertemuan Umum (BPU), sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman Kutim.
Ketiga anggota BPD yang baru dilantik adalah Mulyadi, Muhammad Edi, dan David. Momen ini menjadi penting karena pelantikan tersebut juga menandai selesainya pembangunan dua infrastruktur desa strategis. Kantor Desa Benua Baru dibangun dengan bantuan aspirasi legislatif senilai Rp 2 miliar, sementara BPU dibangun melalui Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp 350.676.826, ditambah pembangunan tambahan sebesar Rp 124.631.300 yang juga bersumber dari ADD.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman berpesan agar anggota BPD yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan integritas tinggi dan semangat pengabdian.
“Saya berharap anggota BPD yang baru ini dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja sama dengan Kepala Desa serta seluruh perangkat desa untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Desa Benua Baru,” ujar Ardiansyah.
Ia menekankan bahwa BPD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan agar selalu berpihak kepada masyarakat.
“BPD bukan hanya lembaga formal, tetapi juga wadah aspirasi rakyat desa. Karena itu, sinergi antara BPD dan pemerintah desa harus terus diperkuat,” tuturnya.
Selain pelantikan, Bupati juga meresmikan gedung Kantor Desa dan BPU baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik serta menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat.
“Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan pelayanan desa semakin cepat, transparan, dan inklusif. Pemerintah ingin memastikan seluruh warga mendapat akses pelayanan yang lebih dekat dan nyaman,” jelasnya.
Acara pelantikan dan peresmian turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kutim dari PKS, Akbar Tanjung, Kepala BKPSDM Misliansyah, Camat Muara Bengkal Norhadi, Kepala Desa Benua Baru Ahmad Benni, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap pembangunan desa yang partisipatif.
Sementara itu, Kepala Desa Benua Baru Ahmad Benni menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Kutim. Dengan adanya BPD yang baru dan fasilitas yang memadai, kami optimistis Desa Benua Baru akan semakin maju dan mandiri,” ungkapnya.
Bupati Ardiansyah menutup rangkaian kegiatan dengan mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa.
“Pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika semua pihak bergerak bersama. Pemerintah daerah hadir untuk mendukung, tetapi kekuatan utamanya tetap ada di masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pelantikan dan peresmian ini, Kutim menegaskan langkahnya: membangun dari desa, memperkuat dari akar. Karena kemajuan daerah sejati dimulai dari desa yang solid, mandiri, dan sejahtera.(ADV/ProkopimKutim/K)












