SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan dukungannya terhadap penguatan kerukunan umat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat menerima silaturahmi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur bersama FKUB Kutim di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dan FKUB. Dalam kesempatan itu, pengurus FKUB juga menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) FKUB se-Kalimantan Timur 2026.
Mahyunadi menyambut baik kedatangan jajaran FKUB. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut strategis dalam menjaga keharmonisan di daerah dengan masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan budaya beragam.
Ia mengatakan kehidupan beragama yang berjalan harmonis akan menciptakan rasa aman serta ketenangan bagi masyarakat. Pemkab Kutim, lanjutnya, siap mendukung program FKUB, termasuk pelaksanaan Rakorda FKUB se-Kaltim 2028 yang telah menetapkan Kutim sebagai tuan rumah.
Sekretaris FKUB Kaltim Abdul Hadi mengatakan kunjungan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan dengan Pemkab Kutim selaku Ketua Pembina Harian FKUB Kabupaten Kutim. Pihaknya menyerahkan hasil Rakorda ke-6 yang sebelumnya berlangsung di Penajam Paser Utara dan dirangkaikan dengan kunjungan ke IKN.
Dalam Rakorda, FKUB se-Kaltim menghasilkan 10 poin pernyataan sikap dan rekomendasi. Isinya antara lain penguatan nilai Pancasila, peningkatan kerukunan dan keamanan, dukungan terhadap pembangunan IKN, serta penguatan kelembagaan FKUB.
Ketua FKUB Kutim Ismaun menambahkan, FKUB telah terbentuk di seluruh 18 kecamatan. Penguatan toleransi juga dilakukan melalui Perempuan Lintas Agama dan Desa Sadar Kerukunan. (ADV/ProkopimKutim/KR)













