KARANGAN — Deteksi dini kanker serviks mulai diperluas hingga tingkat kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kutim menggelar rangkaian pelayanan kesehatan reproduksi dan bakti sosial dengan membawa pemeriksaan IVA Test lebih dekat kepada masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-75 IBI dan Hari Bidan Internasional 2026. Kegiatan digelar bergiliran di sejumlah kecamatan sejak awal Mei.
Di Kecamatan Karangan, kegiatan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, desa, puskesmas, TP PKK, kader posyandu, Dharma Wanita Persatuan, Kantor Urusan Agama, CSR perusahaan, serta masyarakat.
Kepala Seksi PMDH Kecamatan Karangan, Hubertus Umar, yang mewakili camat, menilai peran bidan sangat strategis dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
“Ujung tombaknya adalah bidan,” kata Hubertus.
Menurut dia, pendampingan bidan dibutuhkan sejak masa kehamilan hingga persalinan. Edukasi mengenai persiapan kelahiran dinilai penting untuk membantu ibu memahami risiko dan mencegah kondisi yang dapat membahayakan keselamatan.
Hubertus juga mengingatkan pembangunan berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan ekonomi. Kualitas kesehatan, termasuk gizi ibu hamil, menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas.
“Kita tidak akan mampu menciptakan negara yang maju jika tidak mempersiapkan generasi yang cerdas,” ujarnya.
Ketua IBI Kutim, Yuliana Kalalembang, mengatakan organisasinya terus memperkuat jaringan hingga tingkat kecamatan. Sejak pengurus baru dikukuhkan pada 14 September 2025, IBI telah membentuk 22 pengurus ranting di 18 kecamatan.
“Pembentukan pengurus ranting sebanyak 22 ranting pada 18 kecamatan, atau mencapai 100 persen,” ujar Yuliana.
Selain layanan kesehatan reproduksi dan IVA Test, IBI Kutim menjalankan program kerja lima tahunan serta agenda tahunan. Sepanjang 2026, organisasi tersebut juga melakukan monitoring, evaluasi, dan penguatan ranting.
Langkah itu diharapkan membuat layanan kesehatan perempuan semakin mudah dijangkau masyarakat di wilayah kecamatan. (ADV/ProkopimKutim/KR)













