SANGATTA – Sebanyak 223 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima kenaikan pangkat periode April 2025. Penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutim Rizali Hadi dalam apel gabungan di halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim.
Dalam sambutannya, Rizali menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas masa kerja, tetapi juga amanah yang harus diiringi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, setiap aparatur dituntut menjaga profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Kenaikan pangkat ini adalah hak yang patut disyukuri sebagai bukti pengabdian saudara sekalian, meskipun saat ini pemerintah harus melakukan pengelolaan anggaran secara lebih cermat demi menjaga keseimbangan neraca keuangan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan pangkat tersebut mengacu pada Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 4 Tahun 2025 tentang periodisasi kenaikan pangkat PNS. Kebijakan itu diharapkan mampu memacu semangat ASN untuk meningkatkan kinerja di tengah penyesuaian anggaran pemerintah.
Rizali juga menyinggung kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat dan berdampak pada pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, langkah penyesuaian dilakukan secara objektif agar tata kelola keuangan tetap sehat sekaligus menjamin hak-hak pegawai sesuai ketentuan.
Selain itu, ia mengajak seluruh aparatur memperkuat ketahanan pangan di lingkungan keluarga sebagai respons terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi produksi dan distribusi bahan pangan. Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan 10 Budaya Malu Aparatur sebagai fondasi integritas dalam pelayanan publik.
Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah menyebutkan, dari total 223 PNS yang naik pangkat, sebanyak 34 orang menerima SK secara simbolis. Di antaranya Kepala BKPSDM Misliansyah, Kepala Dinas PUPR Aji Tabrani, Kepala Dinas Kesehatan Yuwana Sri Kurniawati, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Dyah Ratnaningrum. (ADV/ProkopimKutim/KR)













