SANGATTA — Gerakan menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Sangatta Utara, Kutai Timur, diperkuat melalui aksi Jumat Bersih (KJB) yang melibatkan pemerintah, masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga perusahaan. Kegiatan yang dirangkai dengan sosialisasi pola hidup sehat itu dipusatkan di Desa Persiapan Singa Karta, belum lama ini.
Kegiatan digelar Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara bersama Desa Persiapan Singa Karta dan Kelompok Kerja (Pokja) 3 TP PKK Kutai Timur. Sejumlah wilayah RT 15 dan RT 28, termasuk kawasan Gang Masjid, Gang Santai, dan Gang Sukarela, menjadi sasaran gotong royong.
Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup melalui UPT Kebersihan, unsur Forkopimcam, mahasiswa STIE Nusantara, serta siswa SMK Muhammadiyah turut terlibat. Dukungan juga datang dari sektor swasta melalui Hotel Royal Victoria, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan PT Pama Persada Nusantara (PAMA).
Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi mengatakan KJB merupakan agenda rutin yang digelar setiap pekan. Program tersebut telah berjalan di empat desa dan satu kelurahan definitif, serta kini diperluas ke tiga desa persiapan, yakni Singa Karta, Sangatta Prima, dan Teluk Rawa.
“Tujuan KJB bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempererat silaturahmi pemerintah dengan masyarakat,” ujar Hasdiah.
Kegiatan kali ini sekaligus menandai satu tahun Desa Persiapan Singa Karta yang diperingati pada 12 Agustus. Wilayah tersebut masih menginduk pada Desa Sangatta Utara dan tengah dipersiapkan menjadi desa definitif.
Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah menilai persoalan kebersihan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ia meminta warga memastikan parit dan badan jalan bebas sampah untuk mengantisipasi genangan maupun banjir saat cuaca ekstrem dan musim hujan.
“Pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan peran aktif masyarakat,” katanya. (ADV/ProkopimKutim/KR)













