
Sangatta — Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur untuk tahun anggaran 2026 memasuki tahap pembahasan intensif. DPRD bersama pemerintah daerah kini menelaah berbagai usulan program dari dinas-dinas teknis, menyusul besarnya pagu sementara yang telah ditetapkan.
Komisi B DPRD Kutim, yang membidangi perekonomian dan keuangan daerah, menjadi garda terdepan dalam proses ini. Serangkaian rapat kerja digelar untuk membedah setiap usulan secara rinci sebelum diajukan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk diputuskan.
Ketua Komisi B, Muhammad Ali, menegaskan bahwa tahapan ini akan difokuskan pada penyaringan program berdasarkan skala prioritas.
“Nah, jadi nanti kita mau tanya renjanya skala prioritasnya yang mana, baru nanti kita sama-sama bahas, kita kupas, dan kita ajukan ke Banggar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap usulan harus melalui proses evaluasi yang ketat dan dialogis. Komisi B tidak serta merta menerima seluruh program, melainkan melakukan pendalaman untuk memastikan bahwa setiap usulan benar-benar strategis, mendesak, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Proses tanya jawab dan pengupasan menjadi bagian penting dari fungsi kontrol DPRD. Pendekatan ini mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.
Setiap program akan ditimbang berdasarkan urgensinya, dampak langsungnya, serta kesesuaiannya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hanya program yang memenuhi kriteria tersebut yang akan direkomendasikan untuk dibawa ke tahap pembahasan selanjutnya di Banggar.
Dengan pendekatan sistematis dan selektif ini, DPRD berharap APBD Kutai Timur 2026 dapat dialokasikan secara optimal dan bertanggung jawab. Fokus pada program prioritas diharapkan mampu mempercepat pembangunan di sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pembahasan di Komisi B menjadi fondasi awal bagi penyusunan APBD yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kepentingan publik. (ADV)













