SANGATTA – Belajar menjaga kesehatan gigi tak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Sebanyak 50 peserta didik Learning Corner Official diajak mengenal dunia kesehatan gigi secara langsung melalui kegiatan Visit Dental Clinic di Darmawan Dental Clinic, Sabtu (8/8/2026).
Didampingi para guru, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dirancang agar edukasi kesehatan gigi dan mulut terasa lebih dekat dan menyenangkan. Mulai dari sesi penyuluhan, tanya jawab, permainan, tur klinik, hingga kegiatan mewarnai.
English Tutor Learning Corner Official, Sofiah Mardiah, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman langsung atau experiential learning. Anak-anak diharapkan tidak hanya menerima teori, tetapi juga memperoleh pengalaman dari lingkungan pelayanan kesehatan.
“Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik, khususnya edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut dan gigi sejak usia dini,” ujar Sofiah.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan bertema How to Keep Our Teeth Healthy yang disampaikan dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak, drg. Try Diana Utamy. Peserta kemudian mengikuti Dental Treasure Hunt untuk mengenal berbagai gambar dan alat yang berkaitan dengan perawatan gigi.
Mereka juga berkeliling melalui kegiatan Tour the Dental Clinic dan mengikuti Healthy and Unhealthy Teeth Coloring Activity.
Menurut Try, perhatian terhadap kesehatan gigi harus dimulai sejak anak-anak. Ia menegaskan gigi sulung tidak bisa dianggap sebagai gigi sementara yang tidak membutuhkan perawatan.
“Gigi sulung dapat memengaruhi kesehatan, pertumbuhan rahang, fungsi makan, fungsi bicara, serta kesehatan gigi permanen anak,” katanya.
Penanggung Jawab Darmawan Dental Clinic, drg. Iqbal Darmawan, menilai edukasi sejak dini merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif.
Ia berharap kebiasaan sederhana, seperti menyikat gigi dengan benar, membatasi konsumsi gula, dan rutin memeriksakan gigi, dapat terbentuk sejak usia sekolah dan terus terbawa hingga dewasa. (ADV/ProkopimKutim/KR)













