
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan seni dan budaya lokal. Melalui Dinas Kebudayaan, Pemkab Kutim akan memberikan penghargaan khusus kepada para seniman, budayawan, dan tokoh pelestari kebudayaan yang dinilai berjasa menjaga dan menghidupkan warisan budaya daerah.
Penghargaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kutim, Fadliansyah Budi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para pegiat budaya yang selama ini berperan penting dalam pelestarian identitas daerah.
“Itu kami nanti akan memberikan penghargaan kepada delapan budayawan-budayawan yang ada di Kabupaten Kutai Timur, insyaallah di bulan November,” ujar Fadliansyah usai Upacara Hari Jadi Kutim ke-26 tahun 2025.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, penghargaan ini tidak hanya ditujukan bagi budayawan, tetapi juga bagi seniman dan tokoh pelestari kebudayaan. “Insyaallah di pertengahan November sudah dijadwalkan, juga ada pemberian penghargaan kepada para seniman, budayawan, tokoh pelestari dari kebudayaan Kabupaten Kutai Timur,” tambahnya.
Menurut Fadliansyah, program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kutim sekaligus mendorong para pelaku seni dan budaya agar terus berkarya. “Kami ingin memberi motivasi kepada para pelaku seni dan budaya agar terus berinovasi dan menjaga warisan budaya Kutai Timur agar tetap hidup dan diwariskan ke generasi berikutnya,” tuturnya.
Dengan adanya program apresiasi tahunan ini, Pemkab Kutim berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk ikut melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari jati diri dan kebanggaan daerah. (ADV)













