
Kutai Timur — Anggota DPRD Kutai Timur, H. Bahcok Riandi, mengungkapkan bahwa pembangunan Pelabuhan Kenyamukan masih memerlukan anggaran besar untuk bisa dituntaskan. Ia menyampaikan hal tersebut usai rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur.
Anggota DPRD Komisi C itu menjelaskan bahwa ia telah menanyakan kepada Bappeda dan Dishub mengenai total anggaran yang dibutuhkan.
“Tadi sudah saya tanyakan, berapa anggaran yang dibutuhkan agar segera menuntaskan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Bappeda menyampaikan kebutuhan mereka untuk proyek tersebut kurang lebih sebesar Rp 200 miliar,” katanya.
Lebih lanjut, Politisi Demokrat itu menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan sudah menyiapkan perencanaan anggaran di tahun 2026 kurang lebih sebesar Rp 64 miliar.
“Iya Dishub sudah menyiapkan perencanaan anggaran di tahun 2026 nanti kurang lebih menyentuh angka Rp 64 miliar. Apakah nanti proyek ini sifatnya multiyears atau reguler, nanti kita bahas lebih lanjut bersama TAPD,” jelas Bahcok.
Ia menambahkan bahwa DPRD Kabupaten Kutai Timur akan memberikan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan Kenyamukan ini.
“Kita akan meningkatkan pengawasan, dan kita harap Bappeda serta Dishub bisa memaparkan apa saja rincian dari anggaran yang kurang lebih Rp 200 miliar itu,” tutupnya dengan tegas. (ADV)













