KAUBUN — Turnamen Sepak Bola Bumi Rapak Cup 2026 kembali bergulir dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan. Sebanyak 40 klub lokal ambil bagian dalam kompetisi yang digelar di Stadion Buaya Rapak, Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur, Sabtu (1/8/2026).
Kompetisi tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Jumlah peserta tahun ini bertambah dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang hanya diikuti 28 tim. Kepala Desa Bumi Rapak sekaligus Ketua Panitia, Padil Hidayat, mengatakan peningkatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi dengan PT Indexim Coalindo.
Kerja sama itu dilakukan setelah desa melakukan efisiensi anggaran. Dukungan perusahaan digunakan untuk menyediakan hadiah pembinaan dengan total nilai Rp125 juta.
“Alhamdulillah pesertanya meningkat menjadi 40 tim dan seluruh hadiah pembinaan senilai Rp125 juta berasal dari dukungan perusahaan,” ujar Padil.
Juara pertama akan memperoleh Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, juara ketiga Rp20 juta, dan juara keempat Rp10 juta. Sementara pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, dan penjaga gawang terbaik masing-masing mendapat Rp5 juta.
Mahyunadi mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga sekaligus menjadi ruang interaksi dan hiburan bagi masyarakat.
Ia berharap Bumi Rapak Cup dapat digelar secara berkelanjutan dan berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar.
“Di zaman sekarang masyarakat bukan hanya butuh kesejahteraan, tetapi juga kebahagiaan,” kata Mahyunadi. (ADV/ProkopimKutim/KR)













