SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan program Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Stimulan tetap berjalan pada 2026 tanpa pengurangan anggaran. Kepastian itu disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah menjaga akses pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa, meski sejumlah sektor lain mengalami penyesuaian belanja.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim, Norhadi, mengatakan anggaran beasiswa tetap dipertahankan karena merupakan salah satu program prioritas dalam 50 program unggulan Bupati Kutim. Menurutnya, efisiensi justru dilakukan pada pos kegiatan lain agar bantuan pendidikan tidak terdampak.
“Alhamdulillah, untuk beasiswa sama sekali belum ada pengurangan anggaran. Bahkan kegiatan di ruangan kami sendiri yang dikurangi demi memastikan program ini tetap berjalan,” ujar Norhadi.
Berdasarkan data penerima tahun 2025, Beasiswa Kutim Tuntas diberikan kepada 331 mahasiswa jenjang S1 hingga S2 dengan nilai bantuan Rp10 juta per penerima. Sementara Beasiswa Stimulan menjangkau 848 mahasiswa, dengan bantuan Rp6 juta untuk mahasiswa S1 dan Rp10 juta bagi mahasiswa S2. Adapun Beasiswa Stimulan bagi pelajar disalurkan kepada 2.565 siswa SMA dengan nilai Rp2,5 juta per orang.
Norhadi menjelaskan pendaftaran direncanakan dibuka pada Mei 2026 setelah persiapan administrasi dan teknis selesai. Program tersebut juga terbuka bagi mahasiswa asal Kutim yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah, selama memiliki KTP Kutim.
Untuk menjaga ketepatan sasaran, pemerintah akan melakukan pencocokan data penerima dengan program beasiswa lain, seperti Kaltim Tuntas, Baznas, maupun perusahaan. Penerima yang terdata memperoleh bantuan ganda diwajibkan memilih salah satu.
Di sisi lain, pemerintah masih menyempurnakan sistem pendaftaran daring yang terintegrasi dengan infrastruktur Kaltim Tuntas. Masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi terkait jadwal dan petunjuk teknis, sembari berharap para penerima beasiswa nantinya kembali mengabdi dan berkontribusi membangun Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KR)













