SANGATTA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Timur melakukan monitoring terhadap serapan anggaran sektor pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dua bidang yang menjadi prioritas pembangunan provinsi pada 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, sebagai bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi bersama jajaran perangkat daerah, serta sejumlah anggota DPRD Kaltim, di antaranya Arfan, Selamat Ariwibowo, Agusriansyah Ridwan, Ridwan Safuad, dan Muhammad Darlis Patolongi.
Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Ardiansyah Sulaiman. Ia menilai monitoring anggaran penting untuk menyamakan persepsi sekaligus mencegah terjadinya miskomunikasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Monitoring serapan anggaran ini sangat penting agar tidak terjadi miskomunikasi maupun disinformasi. Kami sangat antusias menyambut kunjungan kerja ini sebagai upaya memperkuat sinergitas pembangunan,” ujarnya.
Mahyunadi juga meminta seluruh kepala perangkat daerah lebih proaktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga peluang peningkatan alokasi anggaran bagi Kutim dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, anggota Banggar DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan mengatakan koordinasi lintas pemerintahan menjadi tantangan di tengah perubahan kebijakan fiskal. Menurutnya, sinergi diperlukan agar serapan anggaran pendidikan dan kesehatan berjalan efektif.
Pada 2026, Pemprov Kaltim mengalokasikan sekitar Rp2,7 triliun untuk sektor pendidikan, termasuk program Gratispol senilai Rp1,38 triliun, serta sekitar Rp1,8 triliun untuk sektor kesehatan. Di kesempatan yang sama, Kepala Disdikbud Kutim Mulyono mengusulkan penambahan unit sekolah baru di kawasan Silvaduta untuk mengatasi keterbatasan daya tampung siswa, sekaligus menyampaikan bahwa Pemkab telah menghibahkan lahan seluas satu hektare bagi pembangunan kantor UPT Pendidikan Provinsi di Sangatta Selatan. (ADV/ProkopimKutim/KR)













