SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mendukung rencana pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Kutai Timur. Keberadaan gudang penyimpanan menjadi kebutuhan penting bagi daerah yang terus mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, fasilitas tersebut akan memberikan ruang bagi Bulog dalam menyerap hasil panen sehingga tekanan terhadap harga saat produksi melimpah dapat diminimalkan.
“Keberadaan gudang ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta memberikan perlindungan kepada petani,” ujar Ardiansyah.
Gudang penyimpanan hasil pertanian ini akan dibangun di lahan seluas 3 hektare yang merupakan lahan hibah Pemkab Kutim kepada Perum Bulog. Kebijakan ini diharapkan memperkuat infrastruktur pascapanen sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga komoditas pertanian di daerah.
Persetujuan hibah diberikan dalam Rapat Paripurna ke-XIX DPRD Kutim dan ditetapkan melalui Keputusan DPRD Kutim Nomor 2 Tahun 2025. Lahan yang dihibahkan berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Sangatta Utara.
Proyek pembangunan gudang di Kutai Timur merupakan bagian dari program nasional Perum Bulog yang menargetkan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen di berbagai wilayah Indonesia. Kutim menjadi salah satu daerah yang dipilih karena dinilai memiliki prospek pengembangan sektor pangan yang menjanjikan.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyediakan lahan melalui skema hibah. Sementara seluruh biaya pembangunan, mulai dari tahap perencanaan hingga konstruksi fisik, menjadi tanggung jawab Perum Bulog.
Dalam jangka panjang, gudang ini diproyeksikan menjadi bagian dari sistem logistik pangan yang lebih terintegrasi. Selain menyimpan cadangan beras pemerintah, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menampung hasil pertanian lokal sehingga distribusi menjadi lebih efisien. Dengan demikian, petani memiliki peluang memperoleh harga jual yang lebih stabil sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KR)













